 |
| Foto: Ilvani |
Halo sahabat kampus,
Akhir tahun biasanya menjadi
bulan dimana sebagian besar mahasiswa menyambut Ujian Akhir Semester (UAS). UAS
menjadi hal yang tidak bisa dianggap sepele begitu saja loo,nah apakah mahasiswa melakukan persiapan sebelum
UAS?Apakah mahasiswa sekarang masih menggunakan sistem belajar Kebut Semalam?
Apa alasannya ya? Yuk kita simak jawaban nya!
1.
Apakah
Sebelum UAS anda melakukan persiapan Belajar?
Dari pertanyaan yang
kami ajukan ini, seluruh mahasiswa menjawab melakukan persiapan belajar sebelum
UAS. Alasan yang mereka kemukakan didasari atas berbagai pendapat, diantaranya;
keterbatasan dari mereka dalam mengingat dan perlu yang namanya menghafal dan
memahami kembali sebuah materi sebelumnya yang telah diterangkan oleh Dosen
dengan belajar.
2.
Media
apa yang paling menjadi landasan anda dalam belajar? (Buku, PowerPoint/ PPT,
atau Catatan)
Dari 10 orang yang
menjadi perwakilan dari berbagai jurusan, diperoleh hasil bahwa 5 orang mahasiswa
memilih belajar dengan bersumber PPT sebagai sumber utama bacaan dan kemudian
mereka perdalam dengan catatan atau buku referensi. Dengan alasan, PPT
merupakan poin dari materi yang disampaikan, untuk itu agar belajar lebih mudah
mahasiswa harus memahami inti yang akan dipelajari terlebih dahulu apa dan
sebagai pelengkapnya, catatan merupakan sumber untuk memahami materi dengan
lebih jauh. Kemudian 3 mahasiswa
mengatakan lebih memilih menggunakan Catatan mereka sendiri di banding PPT atau
buku referensi. Alasannya, catatan yang mereka miliki merupakan hasil dari
pemahaman selama proses belajar dikelas, sehingga dengan membaca catatan
membuat lebih mudah mahasiswa dalam menghafal sekaligus memahami. Dua mahasiswa
memilih menggunakan ketiganya karena semua merupakan satu kesatuan yang saling
terhubung dan saling melengkapi.
3.
Efektif
Nggak Sih Sistem Belajar Kebut Semalam? Apa Alasannya?
Dari pertanyaan
tersebut, 70% mahasiswa mengatakan Efekti dan 30% mahasiswa mengatakan tidak
efektif. Alasannya, mahasiswa akan lebih mengingat materi yang mereka pelajari
malamnya dibanding dengan melakukan persiapan jauh-jauh hari yang nantinya
disaat Ujian mereka lupa dengan materi yang sudah mereka pelajari. Sedangkan
yang tidak efektif melihat bahwa ketika belajar dengan kebut semalam akan mudah
lupa ketika ujian telah berlalu dan tidak cukup satu malam untuk materi yang
sangat banyak.
Ternyata dari hasil
jawaban koresponden, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa tetap melakukan
persiapan belajar sebelum UAS, selain itu masih banyak mahasiswa yang belajar
dengan sistem Kebut semalam dengan alasan yang telah disebutkan, dan sumber
materi yang mereka gunakan adalah PPT sebagai acuan utama mereka dalam belajar.
Jadi efektif atau tidaknya tergantung dari kalian sendiri ya. Jadi, belajar
merupakan satu hal yang sangat penting untuk dilakukan jauh-jauh hari atau
mendekati Ujian ya, Sahabat Kampus!
ILVANI FYLANDITA
 |
Ilustrasi gambar oleh
| http://silverways52.blogspot.co.id/2016/01/manajemen-rapat-organisasi-bagian-1.html |
|
Organisasi adalah wadah pekumpulan individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Dalam dunia
perkuliahan sendiri, kita juga tidak akan lepas dari yang namanya organisasi.
Nah sahabat kampus tentunya pernah mendengar istilah kupu-kupu dan kura-kura, kan
? Istilah ini cukup terkenal di kalangan mahasiswa. Kupu-kupu, atau
kuliah pulang- kuliah pulang, merupakan panggilan bagi mahsiswa yang kegiatan
mereka hanya kuliah lalu pulang tanpa mengikuti kegiatanr organiasiasi luar perkuliahan. Sedangkan kura-kura; kuliah rapat- kuliah rapat adalah panggilan untuk mahasiswa yang
setelah selesai kuliah terlalu sibuk dengan kegiatan
organisasi seperti rapat.
Dalam
kehidupan mahasiswa sendiri tak jarang banyak dari mereka yang begitu mengejar
kegiatan berorganisasi, namun ada juga yang bahkan lepas dan tidak berurusan
dengan kegiatan organisasi sama sekali. Bagi mahasiswa sendiri tentunya mereka
mempunyai pandangan dan pendapat masing-masing mengenai organisasi.
Dari tanya jawab secara acak dengan 10 mahasiswa mengenai
kegiatan berorganisasi, 5 diantaranya mengaku pernah ikut organisasi, bahkan aktif hingga sekarang, sedangkan 3 orang mengatakan pernah ikut berorganisasi namun kini sudah tidak ikut lagi. Alasan mereka antara lain untuk mengisi kegiatan atau mengisi waktu luang, mencari kesibukan, menambah teman, menambah pengalaman, dan masih banyak lagi. Sedangkan 2 responden mengatakan bahwa mereka tidak pernah mengikuti kegiatan organisasi apapun selama kuliah. Alasannya, karena mereka tidak begitu suka berorganisasi dan lebih tertarik dengan kegiatan lain.
Hanya saja, ketika ditanya apakah mengikuti organisasi itu penting bagi mahasiswa, ternyata semua responden mahasiswa setuju bahwa berorganisasi
itu penting. Melalui organisasi, kita dapat menambah pengalaman, wawasan dan memperluas relasi. Selain itu organisasi juga membantu melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam
menyuarakan pendapat serta untuk belajar bagaimana bersosialisasi dan juga
bekerjasama.
Nah mengetahui pentingnya berorganisasi bukan berarti dapat mengesampingkan perkuliahan pula ya, Sahabat Kampus. Yuk, atur waktumu!
TRI
FAJARIANI FAUZIA
Halo Mahasiswa Undip!
Tahukah
kamu bahwa sebentar lagi di Undip akan diadakan pemira? Ya, pemira atau pemilihan umum raya adalah suatu kegiatan pemilihan
ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa
yang dilaksanakan dengan sistem coblos. Fungsi dari
pemira sendiri adalah untuk memilih ketua BEM yang bertugas menjalankan amanat para mahasiswa,
menjadi wadah
aspirasi,
kritik, dan saran dari
mahasiswa, serta menjadi penghubung antara mahasiswa dengan manajemen universitas.
Persiapan pemira 2016 di Universitas Diponegoro sudah dimulai sejak awal
Oktober lalu. Dimulai
dengan sosialisasi, pendaftaran calon, verifikasi, kemudian penetapan kandidat. Kemudian, kandidat akan mengadakan kampanye dari tanggal 16 Oktober
2016 sampai 6 November 2016. Nah, pencoblosannya sendiri akan
dilaksanakan pada tangga 10 November 2016 loh!
Namun
apakah mahasiswa di Universitas Diponegoro sudah mengetahui informasi seputar pemira tahun ini? Yuk, kita simak!

Dari 10 orang mahasiswa Undip yang kami wawancara di berbagai fakultas dan jurusan mengenai pemira hampir semua responden mengetahui apaitu pemira. Lima diantaranya pernah berpartisipasi dalam pemira.
Namun
ketika ditanya mengenai pelaksanaan pemira tahun 2016 ini,
hanya 3 responden saja yang mengetahuinya. Bahkan dari 3 orang tersebut, hanya dua
responden yang mengetahui siapa saja kandidat ketua BEM dalam pemira Undip tahun ini.
Pemira 2016 merupakan momentum penting bagi seluruh mahasiswa yang menentukan masa depan Undip dalam satu
tahun ke depan. Hal ini dikarenakan hasil pemira dapat mempengaruhi kegiatan
yang berlangsung di dalam kampus. Khususnya dalam menyalurkan
apresiasi mahasiswa dan pembuatan kebijakan di universitas. Untuk itu
sosialisasi pemira sangatlah penting bagi semua mahasiswa. Kurangnya sosialisasi
yang dilakukan oleh panitia akan berdampak terhadap minimnya partisipasi mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilihan.
TRI FAJARIANI